console.log("something wrong!!!");" name="description"/> console.log("something wrong!!!");" name="keywords"/>

Artikel Pilihan Editor

Partai Politik Usung Pimpinan MPR, Siapa Saja?

Partai Politik Usung Pimpinan MPR, Siapa Saja?

Batampro, Jakarta - Sejumlah partai politik yang telah memastikan diri mengisi kursi parlemen di Senayan telah menyiapkan nama-nama kadernya untuk mengisi kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019-2019.

Mayoritas dari partai politik itu pun telah mengerucutkan calonnya ke satu nama. Hal ini dilakukan menyusul revisi Undang-undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD yang menambahkan poin tentang kursi pimpinan MPR sesuai jumlah fraksi yang duduk di parlemen yakni 10 kursi.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali mengusung Ahmad Basarah. Menurut anggota Fraksi PDIP, Arteria Dahlan, mengatakan Basarah merupakan sosok yang belum tergantikan untuk bicara mengenai masalah Pancasila dan ketatanegaraan. Namun keputusan tersebut belum final.

"Kalau Ahmad Basarah sudah teruji," ujarnya di Jakarta, Senin (30/9/2019)

Selain itu, Golkar berpeluang mengusung nama Bambang Soesatyo atau Aziz Syamsuddin. Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, mengatakan kedua nama tersebut sudah dibicarakan.

Namun Golkar memiliki mekanisme yang harus ditempuh sebelum mengambil keputusan terkait nama anggota yang akan menduduki kursi pimpinan MPR periode mendatang.

"Untuk pimpinannya ada juga nama Bambang Soesatyo serta nama Aziz Syamsuddin. Jadi semua sudah dibicarakan, tapi internal Partai Golkar mesti ada mekanisme pengambilan keputusan berdasarkan atas rapat-rapat di DPP Partai Golkar," jelasnya.

Partai Gerindra mengusulkan nama Ahmad Muzani untuk kembali menduduki jabatan pimpinan MPR.  "Sebagai calon pimpinan MPR, Prabowo menunjuk Ahmad Muzani menjadi calon pimpinan MPR," kata Muzani.

Sementara  NasDem mengajukan nama Lestari Moerdijat. Menurut Sekjen NasDem, Johnny G Plate, menyebut keputusan itu tinggal menunggu penandatanganan surat keputusan oleh Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.

"Lestari Moerdijat sebagai wakil ketua atau pimpinan MPR RI dari Fraksi NasDem," katanya.

Berikutnya, PKB akan mengusung Ketua Umum, Muhaimin Iskandar untuk menjadi ketua MPR. Anggota Dewan Syuro PKB, Maman Imanulhaq mengatakan, Cak Imin dipilih karena faktor usia dan pengalamannya.

"Dilihat dari senioritas dan dilihat dari posisi ketua umum, kita akan terus berusaha menjadikan gus Muhaimin sebagai pimpinan, ketua MPR," terangnya.

Sementara, PPP masih memiliki tiga calon nama yang akan diusulkan untuk menduduki kursi pimpinan MPR. Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengatakan tiga nama itu adalah Arwani Thomafi, Amir Uskara, dan dirinya sendiri .

Menurutnya, keputusan nama yang akan dipilih nantinya akan diambil oleh Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

Demikian dengan PAN. Ketua DPP PAN, Yandri Susanto, mengatakan terdapat empat nama calon pimpinan MPR yang berpeluang diusung partainya. Mereka adalah Zulkifli Hasan, Mulfachri Harahap, Asman Abnur, dan Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais.

Menurutnya, pembicaraan mengenai nama anggota yang akan diusung menjadi calon pimpinan MPR akan dilakukan dalam pertemuan di rumah Zulkifli selaku Ketua Umum PAN pada malam hari ini.

"Di PAN tidak ada voting, tetapi biasanya musyawarah mufakat," imbuhnya.

Sejauh ini, PKS dan Demokrat masih merahasiakan nama anggotanya yang akan diusung untuk menduduki jabatan pimpinan MPR periode mendatang.


Komentar