console.log("something wrong!!!");" name="description"/> console.log("something wrong!!!");" name="keywords"/>

Artikel Pilihan Editor

Diduga Terlibat Terorisme, 12 WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Diduga Terlibat Terorisme, 12 WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Batampro, Kuala Lumpur - Sebanyak 16 tersangka kasus terorisme ditangkap Kepolisian Malaysia dalam penggerebekan di enam negara bagian. Sebanyak tiga orang berasal dari Malaysia dan 13 lainnya merupakan warga asing.

Wakil Kepala Kepolisian Malaysia, Ayob Khan, mengatakan dari 13 warga asing itu, 12 di antaranya berasal dari Indonesia dan satu warga India.

Sebanyak 16 orang itu ditangkap antara 10 Juli sampai 25 September 2019 di Sabah, Sarawak, Penang, Pahang, dan Kuala Lumpur.

"Kami yakin bahwa 10 tersangka yang ditangkap di Semenajung Malaysia aktif di media sosial dalam merekrut anggota ISIS dan menyebarkan ajaran jihad salafi," ujarnya seperti dikutip dari The Star, Kamis (26/9/2019).

Ia menambahkan, sebagian di antaranya merencanakan serangan terhadap politisi dan kalangan non-muslim di Malaysia.

"Tersangka pertama, seorang pria Indonesia berusia 25 tahun, ditangkap di Keningau, Sabah, pada 10 Juli. Kami yakin dia membantu militan ISIS di Indonesia untuk menyelundup ke Filipina selatan melalui Sabah," jelasnya.

Penangkapan pria WNI itu, lanjut Ayob, merupakan kelanjutan dari operasi yang digelar di Sabah pada Mei lalu. Sementara seorang warga India yang ditangkap merupakan perempuan berusia 38 tahun atas tuduhan menggalang dana untuk kelompok teroris.

"Dia sudah dideportasi ke negaranya. Sementara para tersangka lain sudah ditahan di negara bagian masing-masing," katanya.

Ayob menyebut para tersangka dari Indonesia lainnya sudah tinggal di Malaysia selama 2 sampai 3 tahun dan bekerja sebagai buruh.


Komentar