console.log("something wrong!!!");" name="description"/> console.log("something wrong!!!");" name="keywords"/>

Artikel Pilihan Editor

Aksi di Wamena Ricuh, Jokowi: Itu Hoaks
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Aksi di Wamena Ricuh, Jokowi: Itu Hoaks

Batampro, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengatakan aksi demonstrasi di Wamena, Papua, yang berujung ricuh diakibatkan oleh beredarnya berita bohong (hoaks) di media sosial, Kamis (26/9/2019).

"Tadi pagi kita juga telah mengadakan rapat koordinasi dengan Menko Polhukam, Panglima TNI, Kapolri, KaBIN mengenai itu dan isu anarkis ini dimulai dan berkembang karena adanya berita hoaks," ujarnya di Jakarta baru-baru ini.

Oleh karena itu, Jokowi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial. Bahkan berharap, masyarakat mengecek ulang informasi yang beredar di media sosial.

"Saya meminta agar masyarakat setiap mendengar, setiap melihat di media sosial itu dikroscek dulu, dicek terlebih dahulu, jangan langsung dipercaya karena itu akan mengganggu stabilitas keamanan dan politik di setiap wilayah," terangnya.

Selain itu, mengimbau agar masyarakat tetap menjaga fasilitas umum dalam menyampaikan aspirasi atau pendapatnya.

"Sekali lagi, jangan sampai fasilitas umum itu dirusak karena itu adalah milik kita semuanya. Jangan sampai ada kerusakan-kerusakan yang diakibatkan dari anarkisme," katanya.


Komentar