console.log("something wrong!!!");" name="description"/> console.log("something wrong!!!");" name="keywords"/>

Artikel Pilihan Editor

Jokowi Minta Pengesahan RUU KUHP Ditunda
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama pimpinan DPR RI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama pi...

Jokowi Minta Pengesahan RUU KUHP Ditunda

Batampro, Bogor - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal RUU KUHP yang kini banyak menimbulkan gejolak. Setelah mencermati sejumlah substansi dan menimbang berbagai masukan, maka perlu ada pembahasan lebih lanjut, Kamis (26/9/2019).

"Saya berkesimpulan masih ada materi-materi yang membutuhkan pendalaman lebih lanjut," ujarnya di Bogor, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, pihaknya juga telah meminta Kementeri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk menyampaikan sikap pemerintah, yakni menunda pengesahan RUU KUHP kepada DPR.

"Saya berharap DPR juga mempunyai sikap yang sama sehingga pembahasan RUU KUHP bisa dilakukan oleh DPR RI periode berikutnya," katanya.

Sebagai bahan pertimbangan untuk pembahasan selanjutnya, Jokowi juga akan menjaring masukan sejumlah kalangan dalam rangka penyempurnaan RUU tersebut agar dapat diterima seluruh pihak.

"Saya juga memerintahkan Menteri Hukum dan HAM untuk kembali menjaring masukan-masukan dari berbagai kalangan masyarakat sebagai bahan untuk menyempurnakan RUU KUHP yang ada," jelasnya.

Saat mencermati setiap pasal yang ada, Jokowi setidaknya menemukan kurang lebih 14 pasal yang masih harus ditinjau kembali. Untuk itu, pemerintah akan mengomunikasikan hal tersebut baik kepada DPR maupun masyarakat.

"Tadi saya melihat materi-materi, ada kurang lebih 14 pasal. Nanti ini yang akan kami komunikasikan baik dengan DPR maupun dengan kalangan masyarakat yang tidak setuju dengan materi-materi yang ada," tutupnya.


Komentar